Tingkatkan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda, Bawaslu TTU Lakukan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di SMAN 3 Kefamenanu
|
Kefamenanu, Bawaslu TTU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus berkomitmen mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan pemilu dengan melakukan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bagi pemilih pemula di SMAN 3 Kefamenanu, Rabu, (21/10/2026).
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di aula SMAN 3 Kefamenanu ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah dan disambut antusias oleh para siswa serta jajaran guru. Momentum kegiatan ini dinilai sangat tepat karena bertepatan dengan agenda pemilihan Ketua OSIS di SMAN 3 Kefamenanu, yang menjadi wahana praktik langsung demokrasi di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 3 Kefamenanu, Lihilde Nona Lis, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Bawaslu TTU yang telah meluangkan waktu untuk memberikan edukasi kepemiluan bagi para siswa. Lis (sapaan akrab kepala sekolah) menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam menentukan masa depan bangsa serta mengajak para siswa menyimak panduan teknis yang diberikan untuk diterapkan dalam pemilihan di sekolah maupun dalam agenda demokrasi nasional di masa mendatang.
"Hari ini momen yang pas juga, karena kami punya jadwal di SMA Negeri 3 ini, hari ini kami ada pemilihan Ketua OSIS. Jadi sebentar dengar baik-baik, kalau kita mau memilih seperti apa. Visi-misi yang disampaikan oleh teman-teman kemarin sudah tahu dan pasti sudah ada di dalam hati, sudah ada di pikiran, sebentar mau coblos siapa. Dan teknisnya Ibu Heppy akan membagikan teknis atau cara bagaimana kita menjadi pemilih. Kita memilih berarti kita menentukan masa depan SMA ini juga." ujar Lis.
Anggota Bawaslu TTU, Heppy Oktavia, S.Pd., bertindak sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Heppy memperkenalkan tugas serta wewenang lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia, yaitu KPU, Bawaslu, dan DKPP. Heppy menekankan pentingnya peran siswa sebagai pemilih pemula yang tidak hanya sekadar menyalurkan hak suara, tetapi juga bertindak sebagai Pengawas Partisipatif.
"Sebagai pengawas partisipatif, adik-adik memiliki peran penting untuk ikut mengawasi jalannya proses pemilu, termasuk berani melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran, baik pelanggaran administrasi, kode etik, tindak pidana pemilu seperti politik uang, maupun pelanggaran netralitas ASN," tegas Heppy di hadapan ratusan siswa.
Selain itu, dijelaskan pula mengenai syarat-syarat sebagai pemilih, pentingnya kepemilikan KTP elektronik, serta ajakan untuk menghindari sikap golput. Sesi sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya tanya jawab, kuis kepemiluan, serta pembagian hadiah bagi siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu TTU berharap para pemilih pemula di SMAN 3 Kefamenanu dapat menjadi agen perubahan yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam mengawal kualitas demokrasi Indonesia.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu TTU
Editor: Humas Bawaslu TTU