Digitalisasi Arsip Bawaslu Sangat Urgen Di Era Kekinian
|
Kefamenanu, Bawaslu TTU – Pada era sekarang, kebutuhan akan informasi menjadi hal yang urgen termasuk di dalamnya informasi mengenai kepemiluan. Karena itu, jajaran pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) diminta untuk mengelola kehumasan dengan baik dan profesional sehingga menjamin hak-hak masyarakat akan informasi dapat terpenuhi secara utuh.
Dalam rangka hal tersebut di atas maka Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan kegiatan Rapat Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi serta Informasi Publik. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi NTT, Jl. El Tari No 21 Kota Kupang, Jumat (25/03/2022). Kegiatan dimaksud melibatkan Bawaslu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan 21 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT yakni komisioner yang membidangi divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga (PHL).
PLH Ketua Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Jemris Fointuna, SP saat acara pembukaan mengatakan bahwa data dan informasi yang disajikan oleh jajaran Bawaslu harus akurat dan professional.
“Apapun informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat harus dikelola dengan baik dan professional. Jajaran pengawas harus bisa menyajikan data dan informasi yang akurat kepada publik agar hak-hak kebutuhan akan informasi kepemiluan dapat terpenuhi”, katanya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yakni Koordinator Divisi (Kordiv) Hubungan Masyarakat dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Rofiudin dan Kordiv HHDI Bawaslu Provinsi NTT, Melpi Marpaung, ST. Dalam materinya, Rofiudin menegaskan pentingnya Transformasi dalam proses Digitalisasi dalam pendokumentasian.
“Digitalisasi dokumen sangat penting sebab arsip atau rekaman informasi yang kita telah lakukan, sewaktu-waktu ketika dibutuhkan dapat diakses kapanpun dan dimanapun melalui sistem komputer baik online atau offline, gampang dan cepat aksesnya”, katanya.
Hal penting lainnya kata Rofiudin arsip dapat dipelihara dan dijaga secara lokal repositori atau cloud storage.
“Digitalisasi adalah upaya dan strategi pelestarian arsip agar mengikuti perkembangan teknologi,” ujarnya.
Dia juga berharap agar kita terus menerus menggali ide-ide dan gagasan, untuk mereview apa yang telah kita lakukan dalam lembaga pengawasan ini di waktu yang akan datang.
Digitalisasi informasi merupakan salah satu strategi pelestarian arsip agar dapat selalu mengikuti perkembangan teknologi. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi. Pada sesi ini berlangsung cukup alot, sebagai tanda bahwa pesertanya cukup antusias dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan ini. (HUMAS BWS TTU)