Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu TTU Lakukan P2P Tahun 2026, Cetak Pemilih Muda Menjadi Aktor Penggerak Demokrasi

Dok: Humas Bawaslu TTU

Ketua Bawaslu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Martinus Kolo, SE, saat membuka kegiatan Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Kantor Bawaslu TTU, Selasa (9/6/2026)

Kefamenanu, Bawaslu TTU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Utara lakukan kegiatan Diskusi dan Pendalaman Pengetahuan Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat" ini dilaksanakan di Kantor Bawaslu TTU dan dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten TTU, Martinus Kolo, SE. Selasa, (9/6/2026).

Hadir juga dalam acara pembukaan, jajaran Anggota Bawaslu Kabupaten TTU Roswita Helen P. Taus, SE (Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa) dan Ibu Heppy Oktavia, S.Pd (Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat) yang juga bertindak sebagai Narasumber utama. Hadir pula Kepala Sekretariat Bawaslu Kab. TTU, para pejabat struktural, seluruh staf sekretariat, serta perwakilan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten TTU Yakobus Nggorong.  

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu TTU Martinus Kolo, SE  menegaskan bahwa meskipun saat ini sedang berada pada masa non-tahapan pemilu, Bawaslu tetap berkomitmen penuh menjaga kualitas edukasi demokrasi di tingkat daerah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut konkret dari Prioritas Nasional bersama Bappenas, serta mengacu pada Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor: 91/PM.05/K1/05/2026 tentang Standar Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif. 

"Visi besar kita bersama adalah mewujudkan ekosistem pengawasan yang berfungsi dan bergerak untuk Pemilu 2029 yang bermartabat. Di tengah efisiensi dan penajaman anggaran berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-181/MK.03/2026, Bawaslu TTU dengan dukungan Bawaslu Provinsi NTT tetap menyelenggarakan P2P secara luring melalui penyesuaian rasionalisasi jumlah peserta." Ujar Martinus. 

Program P2P tahun ini menyasar elemen strategis pemilih muda potensial di Kabupaten TTU. Bawaslu TTU secara khusus menggandeng sejumlah sekolah menengah atas/kejuruan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara untuk mendelegasikan siswanya, antara lain SMK Negeri 1 Kefamenanu: 7 orang peserta; SMA Negeri 1 Kefamenanu: 5 orang peserta; SMK Swasta Katolik Kefamenanu: 4 orang peserta dan SMA Intan Grafika: 4 orang peserta.

Para peserta ini diharapkan tidak sekadar menjadi peserta kelas biasa, melainkan tumbuh menjadi role model dan aktor penggerak demokrasi di lingkungan komunitas mereka masing-masing. 

Setelah sebelumnya menyelesaikan fase pembelajaran mandiri secara audio-visual dan modul melalui website, para peserta kini memasuki ruang diskusi tatap muka di Kantor Bawaslu TTU. Sepanjang rangkaian kegiatan, peserta akan membedah catatan kritis, melakukan pre-test dan post-test, serta mendalami 6 (enam) materi teknis utama: Teknis Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa Proses Pemilu, Teknis Pelaporan Dugaan Pelanggaran Pemilu; Teknis Permohonan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu; Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan Partisipatif; Teknis Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas serta Teknis Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital, ungkap Martinus.

Di akhir forum, para kader pemilih muda ini diwajibkan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang nyata. Bawaslu TTU berharap sekembalinya para peserta ke masyarakat, mereka mampu berada pada level "Berfungsi" yaitu menguatkan wacana dan jaringan sosial, serta level "Bergerak" yaitu melakukan aksi nyata pengawasan mandiri, menangkal hoaks di media digital, dan membangun gerakan moral menolak politik uang. 

Bawaslu TTU juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, fasilitator, narasumber, serta Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten TTU atas komitmen dan dukungannya dalam menggerakkan sekolah-sekolah di wilayah TTU demi menyukseskan agenda penting nasional ini.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu TTU

Editor: Humas Bawaslu TTU