Bawaslu TTU Awasi Pleno Rekapitulasi DPB Triwulan II 2026: Total Pemilih Capai 202.672 Jiwa
|
KEFAMENANU - BAWASLU TTU — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan pengawasan langsung pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tahun 2026. Rapat pleno tersebut dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten TTU yang berlangsung di Aula Kantor KPU setempat pada Rabu, (1/7/2026).
Pengawasan ini dilakukan secara langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten TTU guna memastikan proses pemutakhiran data berjalan transparan, akurat, dan sesuai regulasi. Hadir mewakili Bawaslu TTU Heppy Oktavia, S.Pd (Anggota/Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat - HP2H) dan Roswita H. P. Taus, SE (Anggota/Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa - P3S).
Berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten yang ditetapkan dalam pleno tersebut, KPU TTU mencatat total pemilih berkelanjutan di Kabupaten Timor Tengah Utara mencapai lebih dari dua ratus ribu jiwa.
Berikut rincian data Rekapitulasi DPB Triwulan II Tahun 2026 Kabupaten TTU untuk 24 Kecamatan dari 193 Desa/Kelurahan yakni Pemilih Laki-laki: 99.798 jiwa, Pemilih Perempuan: 102.874 jiwa sehingga Total Pemilih terupdate pada priode triwulan II sebanyak 202.672 jiwa
Proses pemutakhiran dan rekapitulasi data pemilih ini tidak lepas dari peran aktif berbagai instansi strategis di Kabupaten TTU. Keterlibatan lintas sektoral sangat krusial untuk memvalidasi data seperti pemilih pemula, pensiunan TNI/Polri, perpindahan penduduk, hingga data kematian.
Turut hadir sebagai peserta dan undangan dalam rapat pleno tersebut antara lain: Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten TTU, Komando Distrik Militer (Kodim) 1618 Kabupaten TTU, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten TTU, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten TTU, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu.
Kehadiran instansi-instansi ini memastikan kelancaran sinkronisasi data kependudukan khusus, seperti hak pilih warga binaan di Rutan Kefamenanu, pembaruan status anggota TNI/Polri, dan validasi data kependudukan lainnya. Bawaslu TTU berharap sinergi ini terus terjalin untuk menjamin hak pilih warga negara terlindungi dengan baik dalam menyongsong perhelatan demokrasi ke depan.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu TTU
Editor: Humas Bawaslu TTU