Tutup Rakoor, Begini Pesan Lolly Suhenty
|
Tangerang - Badan Pengawas Pemilihan Umum melaksanakan Rapat Koordinasi Pencegahan Pelanggaran dan Persiapan Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 bertempat di Tangerang Banten. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10-12 November 2024.
Peserta Rapat Koordinasi ini yakni Anggota Bawaslu Provinsi beserta pejabat struktural dan staf juga anggota Bawaslu Kabupaten/Kota seIndonesia. Kegiatan ini dilakukan untuk mengoptimalkan persiapan jajaran pengawas dalam menghadapi pemilihan serentak tahun 2024 diantaranya dapat memahami teknis pemungutan dan penghitungan suara, memetakan potensi kerawanan dan menentukan langkah strategis dalam pencegahan pelanggaran pemungutan dan penghitungan suara serta dapat mengoperasikan aplikasi Siwaslih.
Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty saat menutup kegiatan berpesan bahwa Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat memegang peranan penting dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara, sehingga pengawasan perlu dilakukan secara maksimal.
“Rapat koordinasi persiapan pungut hitung ini adalah kesempatan terakhir kita bertemu menjelang hari H pemungutan dan penghitungan suara. Bukan tanpa alasan, 15 hari sebelum pemungutan suara Rakoor dilaksanakan. Ketika selesai kegiatan ini, para peserta masih memiliki waktu untuk menyampaikan apa yang diperoleh dari kegiatan ini kepada seluruh jajaran di kabupaten masing - masing. Kita bertanggungjawab memastikan tidak ada yang luput dari pengawasan kita saat pungut hitung nanti. Divisi pencegahan juga harus memastikan teknis pungut hitung tidak mengalami kendala. Selain itu, pengisian Laporan Hasil Pengawasan harus ditulis dengan sebaik mungkin dan mendeskripsikan setiap proses yang terjadi” jelasnya.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu TTU
Editor: Humas Bawaslu TTU