Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Integritas, Bawaslu TTU Lakukan Jumat Sehati Melalui Pembinaan Rohani

Dok: Humas Bawaslu TTU

Tangkaan layar saat berlangsungnya program Jumat Sehati melalui pembinaan rohani secara Daring melalui Zoom Meeting. Jumat, (23/10/2026).

Kefamenanu, Bawaslu TTU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memperkuat kapasitas mental, spiritual, dan integritas pegawainya dalam pelaksanaan program Jumat Sehati melalui pembinaan Rohani. Kegiatan ini dilakukan secara Dalam Jaringan (Daring) melalui Zoom Meeting pada Jumat 23 Oktober 2026. Program yang dirancang untuk membangun keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu TTU, Kepala Sekretariat, Kepala Sub Bagian dan Staf Bawaslu Kabupaten TTU, Minggu, (25/10/2026).

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek administratif pengawasan pemilu, tetapi juga menyentuh pembentukan karakter insan pengawas yang berlandaskan nilai-nilai moral dan keagamaan.

Dalam pelaksanaannya, agenda pembinaan mental berupa ceramah dan pembinaan keagamaan/kerohanian. Kegiatan ini dimaksudkan agar setiap pegawai dapat menjadikan tugas pekerjaan sebagai amanah dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu sebagai bentuk ibadah yang Tuhan percayakan. Dengan fondasi keimanan yang berintegritas, profesionalisme, jujur dan adil para pengawas diharapkan semakin kuat dalam mengawal pesta demokrasi.

Diakon Erik Kiik, Pr. calon Imam Keuskupan Atambua hadir memberikan penguatan kerohanian yang bertajuk “Sesuatu Yang Baik Akan Datang Kepada Saudara’’. Pesan rohani yang disampaikan tersebut merujuk pada Injil Matius, 22:15-22 mengenai hukum membayar pajak kepada Kaisar. Kutipan dari ayat tersebut adalah: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." 

Diakon Erik menekankan, Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan harus menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keadilan. Bawaslu bukan saja menjaga agar pengawasan berjalan sesuai aturan tetapi juga harus melindungi hak masyarakat. Tugas yang saudara jalankan hanyalah titipan Tuhan yang dipercayakan kepada anda, jadi jalanilah sesuai iman dan kebenaran, ujarnya.  

Sebagai penutup Ketua Bawaslu TTU Martinus Kolo menyampaikan terima kasih kepada Diakon Erik yang sudah meluangkan waktu memberikan penguatan iman kepada jajaran Bawaslu ditengah efisiensi ini. Tidak ada sesuatu yang dapat kami berikan. Kita hanya bisa mendukung dengan saling mendoakan satu sama lain. Martinus sedikit mengurai bahwa di Bawaslu TTU terdapat 3 (tiga) keyakinan pada jajarannya yakni Katholik, Protestan dan Islam. Selanjutnya setiap minggu secara bergantian akan menghadirkan rohaniwan dari ketiga agama ini untuk memberikan siraman Rohani kepada kami. Kali ini dari Rohaniwan Katholik dan minggu berikut dari rohaniwan protestan atau muslim, ujar Martinus.  

Melalui pembinaan Rohani ini, Bawaslu Kabupaten Timor Tengah Utara, optimistis dapat melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya handal secara teknis kepemiluan, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan integritas moral yang tinggi dalam menjalankan tugas-tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penulis dan Foto Humas Bawaslu TTU 

Editor: Humas Bawaslu TTU